1.
Fotografi
Landscape
Fotografi
Landscape adalah jenis fotografi yang mengambil pemandangan alam. Jenis
fotografi yang dapat dikombinasikan dengan manusia, hewan, dan lain sebagainya.
Namun, yang menjadi fokus utamanya adalah keindahan alamnya, seperti foto
perkotaan, foto pemandangan pegunugan, foto pemandangan laut, dan lain
sebagainya.
2.
Fotografi
Macro
Jenis
fotografi yang pengambilan gambarnya dari jarak dekat dengan objek benda-benda
kecil. Fotografer akan memotret objek tersebut menggunakan lensa macro agar
hasilnya lebih tajam. Objek fotografi macro bisa berupa serangga, bunga, daun,
dan lain sebagainya sehingga menghasilkan detail yang menarik.
3.
Fotografi
Hitam Putih
Fotografi
Hitam Putih adalah suatu aliran yang pengambilan gambarnya menghasilkan efek
hitam putih. Walaupun saat pengambilan gambar berwarna, namun efek hitam putih
sering digunakan untuk memberikan efek vintage.
4.
Fotografi
Satwa
Fotografi
Satwa adalah jenis fotografi yang memfokuskan objeknya pada hewan. Pengambilan
gambar tersebut guna mengabadikan perilaku unik hewan tersebut hingga
menghasilkan suatu karya yang menarik dan unik. Proses pengambilan biasanya
dilakukan di alam terbuka seperti hutan, kebun binatang, dan lain sebagainya.
5.
Fotografi
Model
Fotografi
Model adalah jenis fotografi yang pengambilan gambarnya menggunakan objek
manusia yang berpose, berekspresi, dan arah pandangnya diarahkan oleh
fotografer. Fotografi Model biasanya digunakan untuk keperluan model fashion,
model make up, dan lain sebagainya. Fotografi model untuk memberikan brand
awareness kepada customer.
6.
Fotografi
Tilt Shift
Jenis
fotografi yang memiliki tujuan menghasilkan foto yang tampak seperti miniatur. Teknik
tersebut menggunakan lensa khusus yang berguna memperbaiki perspektif dan
mengatasi distorsi melalui proses pengubahan sudut lensa terhadap media.
7.
Fotografi
Portrait
Fotografi
Portrait adalah fotografi dengan objek foto berfokus pada manusia. Umumnya mata
dari obyek tersebut menghadap kamera, sehingga memberikan kesan berkomunikasi
antara obyek dengan fotografer. Fokus pengambilan gambar adalah ekspresi wajah
obyek yang mengungkapkan persamaan, kepribadian, hingga perasaan seseorang.
8.
Fotografi
Jalanan
Fotografi
Jalanan adalah jenis aliran yang berfokus untuk mengabadikan momen klimaks.
Biasanya obyek yang diambil adalah kegiatan sehari-hari. Dalam pengambilan
gambar tersebut, fotografer harus mengambil gambar dari jarak dekat, namun
fotografer berada diposisi yang jauh. Fotografer dituntut dapat mengambil gambar
dengan cepat namun presisi.
9.
Fotografi
Panning
Fotografi
Panning adalah teknik pengambilan gambar dengan membekukan gerakan obyek. Biasanya
mengambil gambar dengan obyek yang bergerak cepat, hal tersebut memberikan efek
blur di background objek, namun fokus tajam pada obyek pengambilan gambar. Pengambilan
gambar menggunakan shutter speed yang rendah.
10. Fotografi Light Painting
Fotografi
Light Painting, atau biasa yang disebut melukis dengan cahaya. Teknik light
painting menggunakan shutter speed dan menggunakan long exposure, lalu
mengambil gambar dalam kegelapan dan mengarahkan cahaya yang sudah terarah. Misal
pada lampu flash ponsel pada beberapa titik obyek dalam rentang waktu tertentu.
Teknik-Teknik Fotografi
Fotografi
adalah proses yang menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan
merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek. Di dalam fotografi, ada beberapa
teknik yang harus dipelajari sebelum memotret objek, yaitu sebagai berikiut:
1.
Zooming
Zooming, yaitu teknik yang digunakan untuk
membuat objek utama tampak jelas, sedangkan background nya tampak kabur/blur. Teknik
ini bertujuan untuk mempertegas objek utama agar terlihat lebih mencolok.
Zooming menggunakan kecepatan rana tidak lebih lebih dari 1/30 detik untuk
menghasilkan kesan gerak.
2.
Teknik
Panning
Teknik Panning, yaitu teknik yang membuat objek
bergerak menjadi terlihat tajam dan objek diam terlihat kabur. Teknik ini akan
mendapatkan hasil yang lebih maksimal jika mengikuti objek ketika membidik/memotret
dengan speed rendah.
3.
Teknik
Freezing
Teknik Freezing, yaitu teknik yang digunakan
untuk memotret benda bergerak dengan kecepatan sangat tinggi. Pada teknik
freezing ini objek dibuat seolah gerakannya membeku dan menghasilkan objek yang
tampak tajam saat ia bergerak.
4.
Teknik
Macro
Teknik Macro, yaitu teknik yang digunakan untuk
memotret objek dengan jarak sangat dekat, sehingga objek akan terlihat
membesar. Misalnya memotret bunga pada jarak dekat maka bunga tersebut akan terlihat
lebih fokus dan membesar.
5.
Teknik
Siluet
Teknik Siluet atau biasa disebut dengan
bayangan, teknik siluet adalah teknik yang dilakukan dengan cara memotret objek
yang menutupi cahaya sehingga ia diterangi dari belakang secara total dan objek
akan terlihat bewarna hitam.
6.
Teknik
Bulb
Teknik Bulb, yaitu teknik dilakukan dengan
kecepatan rana yang diatur sesuai waktu diinginkan, dengan cara menahan tombol
pelepas rana lebih lama, yang biasanya dapat digunakan kabel relase dan tripod.
7.
Field of
View
Field of View, yaitu melihat objek dari ukuran
jarak lensa ke objek. Adapun jenis- jenis objek seperti Extreme Close Up, Head
Shot, Close Up, Medium Close Up, id Shot, Medium Shot, Full Shot, dan Long
Shot.
8.
Sudut
Pengambilan Gambar
Sudut pengambilan gambar, yaitu teknik yang
digunakan pada saat memotret dengan melihat sudut pandang atau posisi kamera
terhadap objek yang akan dibidik. Ada tiga sudut pandang gambar yaitu Bird eye,
Eye level, dan Frog eye.
Demikian penjelasan mengenai pengertian
fotografi, sejarah, jenis, dan teknik dalam memotret. Tidak menutup kemungkinan
ilmu fotografi mengalami perkembangan mengikuti majunya teknologi, termasuk
kecanggihan kamera.